Air Terjun Lembah Anai mungkin sudah banyak yang tau bahkan berkunjung langsung. Saat menjelajahi Sumatera Barat melewati Padang Panjang. Saya di kejutkan dengan sajian pemandangan alam berupa air terjun, lokasinya tepat sekali di pinggir jalan bukit tinggi. Melintas beberapa meter kedepan, akhirnya saya pun memutuskan untuk berhenti sejenak sambil menikmati pemandangan tersebut. Tidak sedikit pula pengendara yang beristirahat di tempat tersebut.

Lembah AnaiSambil menikmati kopi hangat dan sedikit berbincang dengan pemiliki warung. Orangnya pada ramah, sekitaran 30 menit ngobrol berasa seperti teman sudah kenal tahunan. Akhirnya saya mendapatkan info dari pemilik warung tersebut. Bahwa air terjun yang berada di pinggir jalan ini hanyalah salah satu dari tujuh air terjun yang dimiliki oleh kawasan Cagar Alam Lembah Anai. Namun untuk mencapai yang enam lainnya tidaklah gampang, perlu waktu dan persiapan yang matang serta didampingi oleh pemandu khusus.

Air Terjun Lembah Anai Awet Muda.

Pemilik warung bercerita, dengan membasuh atau mencuci muka dengan air yang mengalir di kolam air terjun Lembah Anai akan membuat awet muda, namun ada caranya, yaitu dengan searah putaran jarum jam. Ingat, searah jarum jam, jangan semapai terbalik karena kalau terbalik itu bukannya awet muda, tapi malah tambah jadi tua. Setelah saya tercengang dengan seriusnya, kemudian dengan malu-malu pemilik warung ter-senyum-senyum, ternyata itu hanyalah guyonan saja. Senang sekali rasanya ternyata selain ramah, pemilik warung tersebut juga suka becanda. Sambil tersenyum tersipu malu, saya langsung bergegas masuk ke wisata tersebut ingin melihat air terjun Lembah Anai.

Fasilitas

Ternyata fasilitas dan akomodasi cukup lengkap mulai dari tempat parkir yang luas, kios-kios souvenir, rumah makan, hingga penginapan. Menyusuri cagar alam Lembah Anai cukup menakjubkan. Saat perjalanan berasa lelah, bisa menepi sebentar dan mengamati pesona alam lebih lama untuk menyaksikan bentangan alam sekitaran air terjun ini.

Terdapat rangkaian rel kereta tua berkelok melintas di atas jalan raya, letaknya tak jauh dari posisi air terjun. Saya merasakan betapa indahnya suasana ini, Mungkin bagi kamu yang hobi berwisata di alam terbuka, akan merasakan hal serupa, bahkan saya menganggap surga dunia di tempat ini. Udara sangat sejuk di tambah mendengar suara air mengalir dari air terjun.

Selama menjelajah kawasan hutan lindung, bisa melihat kera ekor panjang, beruk dan siamang yang bermain di antara dahan pepohonan. Adapun satwa lainnya seperti kancil, rusa, tapir dan trenggiling. Dalam perjalanan melelahkan, saya bergegas mandi di Kolam Pemandian Mega Permai jaraknya cukup jauh dari kawasan hutan lindung sekitaran 1 km.

Lembah AnaiTidak lama kemudian saya bergegas untuk turun mencari tempat penginapan dan rumah makan. Memang rencana untuk menginap di sini karena ingin menikmati alam sekitaran. Udara disini sangat segar dan sejuk. Akomodasi dan fasilitas yang di tawarkan juga lengkap. Banyak masyarakat hanya numpang lewat ketempat ini, bahkan berhenti di pinggiran jalan. Menurut pribadi hal tersebut selain bahaya, juga bikin macet, kalau musim liburan.

Perlu kamu ketahui juga, dibalik keindahannya Lembah Anai menyimpan sejarah terutama bagi Sumatera Barat. Saya menyimak dari masyarakat sekitar untuk menambah wawasan. Rel kereta api di sekitaran lembah menjadi saksi saat masa penjajahan Belanda.

Erat Kaitan dengan Sejarah.

Maka dari itu kita yang menikmati alam ini patut bersyukur, dulu pahlawan mempertaruhkan nyawa untuk merebut kembali wilayah ini. Jalan kereta tersebut menghubungkan rangkaian sejarah; Kota Padang, Bukittinggi, Payahkumbuh dan Tokoh Proklamator Muhammat Hatta. Rel ini juga menjadi saksi bisu saat gempa 28 Juni 1926 hingga mencapai 7,8 SR, di beberapa titik rel masih terdapat bekas longsor.

Beberapa tahun lalu, tepatnya 16 April 2010 kawasan Lembah Anai pernah terjadi longsor besar hingga menyebabkan jembatan di dekat Lembah Anai rusak sehingga jalur Padang-Bukittinggi terputus total. Saya sendiri tidak bisa membayangkan kejadian tersebut, yang terngiang di benak saya masih tetap ada keindahan di tambah pengetahuan dan pengalaman yang luar biasa.

Doa dan Action.

Dimulai dari diri kita untuk berdoa agar yang Maha Esa tetap menjaga alam ini dan tidak terjadi hal serupa lagi. Bicara soal “doa” sebenarnya tidak cukup kalau tanpa action dari kita sendiri. Jika di perhatikan petugas kebersihan tempat ini cukup gigih dalam melakukan pekerjaannya. Coba kamu perhatikan baik-baik petugas kebersihan dan parawisata? Yang tukang sampah siapa, yang tukang bersih-bersih siapa.

Simak baik-baik kata tersebut. Kamu paham dengan kata tersebut, berarti patut di berikan nama “parawisata” bukan “tukang sampah.” Itulah kenapa saya bilang “doa” tidak cukup, harus dengan “action.”

Bukan action di kamera sambil berdoa. Kalau action di kamera dengan air terjun Lembah Anai boleh-boleh saja. Tidak ada larangan foto di tempat ini. Saya sendiri tidak lupa untuk mengabadikan alam Lembah Anai.

Jangan tanya soal masakan disini, selain terkenal enak. Warung nasi di Padang harga nya lebih bersahabat. Biaya penginapan disini juga cukup murah jika di bandingkan di Ibukota.

Air Terjun Sepanjang Masa

Air terjun Lembah Anai bukan hanya terkenal di dalam negeri tapi juga di mancanegara, salah satunya adalah Malaysia, negara yang merupakan satu rumpun dengan Indonesia.

Apalagi dengan Sumatera Barat, suku Minangkabau sendiri sangat erat hubungan nya dengan negeri jiran tersebut, bahkan ada kota kembarannya Bukittinggi yaitu Negeri Sembilan. Bagi pelancong dari Malaysia, air terjun Lembah Anai ini disebut dengan julukan air terjun sepanjang masa, betul memang adanya karena air terjun ini tidak pernah kering.

Salah satu penyebabnya adalah hutan cagar alam yang masih subur membentang di sekitar air terjun.

Sumatera Barat masih banyak tempat indah lainnya seperti Danau Maninjau, Pulau Mandeh ,  Kelok 9 serta masih banyak lagi.

Sekarang kawasan air terjun Lembah Anai tidak hanya menjadi tempat singgah belaka, sudah berkembang menjadi salah satu destinasi pariwisata unggulan di Sumatera Barat. Semoga sedikit cerita ini bermanfaat dan jangan lupa untuk action karena keindahan air terjun tersebut tidak cukup di bayangkan.